Dampak Positif dan Negatif Teknologi Media Elektronik di Indonesia
Teknologi media elektronik, baik itu internet, televisi, radio, maupun media sosial, telah memberikan dampak positif dan negatif yang signifikan di Indonesia. Dampak positifnya antara lain adalah memudahkan akses informasi, memperluas jangkauan komunikasi, dan mempercepat proses berbagi pengetahuan. Namun, di sisi lain, teknologi media elektronik juga membawa dampak negatif seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), kecanduan media sosial, dan hilangnya privasi.
Menurut Dr. Kuskridho Ambardi, seorang pakar teknologi informasi dari Universitas Indonesia, “Dampak positif dari teknologi media elektronik di Indonesia sangat terasa terutama dalam hal mempercepat proses komunikasi dan memudahkan akses informasi. Namun, kita juga harus berhati-hati dengan dampak negatifnya seperti hoaks dan kecanduan media sosial.”
Salah satu contoh dampak positif dari teknologi media elektronik di Indonesia adalah kemudahan dalam berkomunikasi jarak jauh. Dengan adanya aplikasi video call seperti Zoom atau Skype, orang-orang dapat tetap terhubung meskipun berada di tempat yang berjauhan. Hal ini tentu sangat membantu dalam dunia kerja dan pendidikan di masa pandemi seperti sekarang.
Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat dampak negatif seperti kecanduan media sosial. Menurut data dari We Are Social dan Hootsuite, rata-rata pengguna internet di Indonesia menghabiskan waktu 8 jam 36 menit setiap harinya untuk berselancar di media sosial. Hal ini tentu bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mental dan produktivitas seseorang.
Dampak positif dan negatif dari teknologi media elektronik di Indonesia ini perlu menjadi perhatian bersama. Kita sebagai pengguna harus bijak dalam menggunakannya dan selalu memilah-milah informasi yang kita terima. Sebagaimana disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, “Kita perlu meningkatkan literasi digital agar dapat memanfaatkan teknologi media elektronik dengan bijak dan bertanggung jawab.”
Dengan kesadaran akan dampak positif dan negatif tersebut, diharapkan masyarakat Indonesia dapat terus mengembangkan teknologi media elektronik secara positif dan meminimalisir dampak negatifnya. Semoga teknologi media elektronik dapat terus menjadi alat yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia.